Beranda > Tulisan > Apa Penyebab Miskin dan Kaya?

Apa Penyebab Miskin dan Kaya?

Dalam posting kali ini saya akan membahas tentang pemikiran orang kaya dan orang miskin. Posting ini tidak bermaksud menyinggung orang kaya atau pun orang miskin.

Mengapa ada kaya dan miskin?

Pertanyaan di atas cukup menarik untuk dibahas. Mungkin banyak yang memiliki pendapat berbeda tentang hal tersebut. Kaya dan miskin bukan berarti punya banyak harta ataupun tidak, kaya dan miskin di atas berarti kaya atau miskin dalam berbagai hal, contohnya ilmu pengetahuan.

Faktanya banyak orang yang miskin dalam hidup. Banyak orang yang sulit dalam memdapatkan uang. Tetapi yang menarik adalah banyak juga orang yang dulunya miskin menjadi orang yang kaya. Hidup mereka berubah 180 derajat.

Mengapa ini bisa terjadi? Bagaimana pendapat anda tentang keadaan tersebut?

Banyak orang kaya tahun ke tahun semakin melimpah hartanya. Sebaliknya, jangankan menambah kekayaan, memenuhi kebutuhan pokok pun harus bersusah payah dalam mendapatkannya.

Pendapat saya dari keadaan diatas adalah karena ” pola pikir orang berbeda-beda

Adanya pola pikir postif dan negatif dari pikiran kita. Pola pikir yang positif mungkin berada pada orang yang kaya, mereka menggunakan pikirannya untuk hal yang memberi semangat untuk berjuang, pantang menyerah, ingin mendapatkan yang lebih baik. Dalam pikirannya tidak ada rasa kurang berkecukupan, malas.

Sedangkan, pola pikir orang yang miskin mungkin dimasuki dengan hal yang membuat tekanan untuk tidak berusaha. Misalnya dalam televisi, orang miskin banyak yang mengatakan ” Saya hanyalah orang kecil, kurang berkecukupan “. NAH, itu yang menyebabkan ketidak mampuan untuk menjadi lebih baik.

Kalau kita belum kaya, bolehkah kita meniru pola pikir orang kaya?

Nah, itu yang kita harapkan. Kalau kita meniru pola berbikir orang kaya, kita akan lebih berkembah menjadi lebih baik. Kita akan mendapatkan semua yang kita inginkan asalkan kita selalu menempatkan pikiran kita pada hal positif.

JADI MENGAPA KITA TIDAK MULAI SEKARANG SAJA?

MARI KITA BERSAMA-SAMA UNTUK MENDOBRAK PINTU KESUKSESAN DUNIA DENGAN POLA PIKIR POSTIF

Salam dari saya : Cahya Nugraha

CNN_network

Note : Gambar diambil dari http://trihadmojo.student.umm.ac.id/files/2010/06/berpikir-positif.gif

Iklan
  1. September 14, 2012 pukul 06:24

    penyebab orang menjadi miskin kerena faktor kemalasan orang tersebut untuk berusaha

  2. Desember 30, 2010 pukul 08:09

    Alhamdulillah, makin banyak yang hati-hati dan waspada terhadap NII Zaytun Indonesia

    Untuk pemulihan korban NII KW 9 Zaytun, silahkan klik http://niikw9.wordpress.com

    Salam,
    mantan nii kw 9

  3. Desember 21, 2010 pukul 12:56

    miskin dan kaya tergantung bagaimana kita mensyukurinya…

    • Desember 21, 2010 pukul 13:02

      oke mas :). kalau kita sudah mensyukuri maka ada baiknya kita lebih meningkatkan lagi usaha kita dalam mencapai kesuksesan

  4. Desember 19, 2010 pukul 07:12

    pola pikir diri sendiri…………..hata bukan ukuran orang kaya ato tidak…………

  5. Adinda Sukma Novelia
    Desember 18, 2010 pukul 11:47

    sebenarnya kaya dan miskin bukan masalah.. yang terpenting adalah bagaimana cara kita mensyukuri keadaan yang ada, banyak loh orang kaya yang menganggap dirinya masih miskin, penyebabnya satu.. mereka kurang bersyukur akhirnyalah si kaya tidak jauh lebih bahagia dibanding orang miskin yang selalu bersyukur dan menganggap dirinya sudah berkecukupan.. nice post 🙂

  6. alice in wonderland
    Desember 15, 2010 pukul 09:09

    pola pikir memang penting, tapi musti diikuti kerja keras juga. tapi tentu saja kita tidak bisa menganggap semua orang miskin itu “pasti” punya pola pikir yang gak pede kan… atau emang dia mikirnya gak pernah sampai ke situ karena kurang pendidikan atua bisa jadi sudah berusaha tapi kurang novatif karena lagi2 pendidikannya terbatas… jadi menurutku tak semata hanya pola pikir saja…hehe itu hanya pendapat saya saja…salam kenal ya^^

    • Desember 15, 2010 pukul 10:04

      trimakasih pendapatnya. Itu bener juga mbak, kan dunia pendidikan melatih kita dalam berpikir secara positif. Jadi, kalau seseorang mempunyai pendidikan yang tinggi, bisa diramalkan pola pikirnya juga ikut tinggi. Salam kenal 🙂

  7. Desember 14, 2010 pukul 19:55

    ya..semua persoalan kehidupan ini bermula dari bagiamana pola pikir tentang sesuatu…jika baik akan mendapatkan suatu yang terbaik.

    SALAM kenal dari Kendari… 8)

    • Desember 14, 2010 pukul 21:15

      Bener mas suda. Maka dari itu, kita wajib untuk berusaha untuk mengoprasikan otak kita dalam pola pikir yang baik. trimakasih atas kunjungannya mas.

      SALAM KENAL DARI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA HADIDININGRAT

  8. Desember 14, 2010 pukul 18:44

    saya jadi ingat seorang teman saya mengatakan bahwa meniru itu indah.

    salah satu prinsip teman saya itu,

    amati – tirukan – modifikasi

    mungkin teman saya itu sepemikiran dengan ente gan.
    boleh jadi, saya juga mulai berpikiran seperti itu.

    • Desember 14, 2010 pukul 21:11

      hha memang meniru itu enak mas, tinggal dimodif dengan selera kita. Dan hasilnya pun mungkin lebih baik daripada yang menciptakan hhe, trimakasih mas

  9. Sya
    Desember 14, 2010 pukul 12:08

    Asal jangan ngikutin pola ngabisin duitnya aja ya. Hehehe.
    Kalau kita berpikiran positif Insya Allah akan lebih mudah dalam segala urusan. Tapi intinya bukan keadaan kaya atau miskin namun bagaimana kita merasa diri kita kaya atau miskin, semua tergantung kita.

    • Desember 14, 2010 pukul 21:03

      Bener mbak, kaya Justin biber aja per bulan sampai 1 juta dolar, astaga. . .Iya, tetapi kebanyakan dari kita ( termasuk aku ) merasa kurang terus, jadi mari berusaha untuk menggapainya mbak hhe

  10. Desember 14, 2010 pukul 11:35

    keren dik
    orang kaya yang sahaja
    orang kaya yang dermawan
    itu keinginan saya 🙂

    • Desember 14, 2010 pukul 12:08

      yah itu udah terjadi di diri mas achoey hha. .Semua yang terbaik adalah keinginan kita semua mas 🙂

  11. Desember 14, 2010 pukul 09:19

    ga selesai kalo dibahas 🙂

  12. Desember 13, 2010 pukul 23:08

    Haloo
    Salam kenal brother
    berawal dari pola pikir. ya setuju banget
    berpikir positif dan berikhtiar , berusaha selebih nya serahkan sama yang Maha Kuasa.

    • Desember 14, 2010 pukul 08:58

      salam kenal juga mas hhe. Oke mas, tapi yang menentukan kesuksesan juga Tuhan, bila sudah berkehendak sukses, pasti cepet sukses juga hhe

  13. Desember 13, 2010 pukul 20:29

    mewakili orang miskin…

    miskin bisa menjadi motivasi untuk sukses, karena tidak semua orang miskin berpikirn seperti itu…

    • Desember 14, 2010 pukul 08:26

      wuih, jangan bilang begitu mas.Kekurangan punya kelebihan untuk memajukan diri kita juga. Aku juga masih miskin mas, jadi kita harus trus berusha hhe trimakasih kunjugnannya mas

  14. Desember 13, 2010 pukul 13:57

    Penyebab yang pasti adalah pola pikir dan motivasi diri. 🙂

  15. Desember 13, 2010 pukul 13:28

    wah makasi tipsnya sob. memang orang kaya dan miskin bedanya tipis, cara berpikirnya aja yang beda

    • Desember 13, 2010 pukul 19:11

      hhe jadi mari kita contoh pola pikir orang-orang yang telah berhasil. Niscaya akan dapet apa yang kita inginkan hhe

  16. Desember 13, 2010 pukul 08:49

    Berarti kesimpulannya tu miskin dan kaya adalah berawal dari pola pikir kita ya Cahya, Eem….,yaps,emang bener banget sih,semua itu emang berawal dari pemikiran. jika pemikirannya bener, maka yang duhasilkn juga bener begitu juga sebaliknya.

    • Desember 13, 2010 pukul 19:09

      em kalau menurutku begitu mas. Tapi kan banyak argumen tentang itu. Yap bener, mari kita raih keinginan kita dengan pemikiran yang benar 🙂

  17. Desember 12, 2010 pukul 21:39

    Kehidupan ini sering berputar ada saat kita diatas ada saat kita dibawah. Yang terpenting menurut saya bukan soal kaya atau miskin, akan tetapi bagaimana kita mensyukuri dan menggunakan apa yang telah Tuhan anugerahkan kepada kita

    • Desember 12, 2010 pukul 21:44

      benar itu mas. Mensyukuri apa yang telah didapat adalah hal yang penting juga, tetapi meningkatkan taraf hidup juga penting. Mungkin harus seimbang, mensyukuri terus meningkatkan mutu hidup. 🙂

  1. Agustus 21, 2012 pukul 22:34

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: